Beberapa penyebab kelebihan berat badan dapat kita bagi menjadi 2 yaitu faktor onternal dan faktor eksternal.
Faktor Internal
Faktor internal yang dimaksud adalah faktor yang tidak dapat dikendalikan secara sadar (faktor keturunan, regulasi termis dan metabolisme tubuh). Faktor inilah yang mempengaruhi terhadap berat badan seseorang. Atau bisa juga disebut faktor dalam tubuh.
Metabolisme Lambat
Metabolisme adalah proses tubuh dalam mengubah makan dan minuman yang kita konsumsi menjadi energi. Metabolisme yang lambat memang dapat sebagai penyebab kegemukan, akan tetapi sangat jarang. Karena, penyebab utama kegemukan adalah pola makan yang salah dan kurang olahraga.
Sebelum membahas mengenai olahraga, anda harus memahami dengan baik istilah “metabolisme” dan mengapa metabolisme memiliki peran sangat penting dalam setiap program penurunan berat badan. Metabolisme adalah semua hal yang dilakukan tubuh yang mengubah makanan menjadi energi. Beberapa orang memiliki metabolisme yang lebih cepat daripada yang lain.
Beberapa hal yang mempengaruhi tingkat kecepatan metabolisme merupakan hal yang tidak dapat dikontrol, seperti usia, jenis kelamin, dan gen oleh karena itu fokuslah pada apa yang benar-benar dapat membuat perbedaan: olah raga.
Setelah memahami metabolisme, terdapat 2 kata kunci lagi yang sangat penting untuk anda pahami yaitu “sel otot” dan “sel lemak”. Sel-sel otot membutuhkan banyak energi, ini berarti mereka membakar banyak kalori. Sel otot membakar lebih banyak kalori daripada sel lemak, bahkan ketika Anda sedang tidak berolahraga. Sehingga, waktu yang Anda habiskan untuk berolahraga menuai manfaat lebih lama bahkan setelah Anda berhenti berkeringat.
Olah raga menjadi lebih penting saat Anda bertambah tua. Massa otot akan berkurang seiring bertambahnya usia, yang mengakibatkan metabolisme semakin lambat (menurun). Berolah raga akan membentuk sel otot sehingga dapat mencegah turunnya metabolisme tubuh.
Gen / Keturunan
Faktor gen / keturunan memang dapat menyebabkan terjadinya kegemukan. Dari hasil penelitian gizi di Amerika Serikat, disebutkan bahwa anak-anak dari orang tua normal memiliki peluang 10% menjadi gemuk. Dan peluang itu akan bertambah besar menjadi 40-50% bila salah satu orang tua menderita obesitas, dan akan meningkat menjadi 70-80% jika kedua orang tua menderita obesitas. Masalah obesitas, masih bisa ditanggulangi meski memiliki faktor keturunan. Cara penanggulangannya adalah dengan merubah pola makan sehari-hari. Soal asupan makanan harus diperhitungkan dan disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak berlebihan.
Faktor eksternal
Dua faktor eksternal yang sangat dominan berpengaruh pada berat badan seseorang adalah :
Kurangnya aktivitas fisik
Kurangnya aktifitas fisik (tidak seimbang dengan asupan makanan) dapat menyebabkan berat badan berlebih. Seseorang dapat dengan mudah mengurangi berat badannya tanpa perlu mengonsumsi obat-obatan pembakar lemak dan semacamnya dengan cara meningkatkan aktivitas fisik.
Untuk mereka yang kurang melakukan aktivitas fisik dan jarang berolahraga, Anda perlu meningkatkan metabolisme Anda. Meningkatkan metabolisme berarti meningkatkan kemampuan tubuh Anda untuk membakar kalori. Dengan cara ini, kalori akan terbakar sebelum mereka disimpan. Inilah sebabnya mengapa orang-orang yang mencoba untuk menurunkan berat badan harus fokus pada makan makanan yang mampu meningkatkan metabolism [4]
Makan berlebihan
Kebiasaan makan yang berlebih, cara memilih makanan yang salah, kebiasaan makan makanan ringan, melupakan makan pagi, dan frekwensi makan yang tidak teratur adalah salah satu penyebab utama kelebihan berat badan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar